PEMBAGIAN RAPOR YANG PALING DITUNGGU-TUNGGU “PIP”

PEMBAGIAN RAPOR YANG PALING DITUNGGU-TUNGGU “PIP”

MAKIK– Setelah tuntasnya kegiatan belajar mengajar (KBM) Semester I Tahun Ajaran 2025–2026, Madrasah Aliyah Kunuuzul Imam Kauman (MAKIK) menggelar kegiatan pembagian rapor pada Rabu (25/12). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh wali murid serta siswa MAKIK sebagai bentuk evaluasi hasil belajar selama satu semester.

dalam pelaksanaanya, pembagian rapor kali ini berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya, biasanya saat akan dilaksanakan pembagian rapor para siswa terlihat murung karena takut mendapatkan nilai yang rendah. Namun kali ini, para siswa sumringah dengan tawa kebahagiaan. Kenapa? Karena pembagian rapor kali bersaam dengan turunnya dana beasiswa PIP (Program Indonesia Pintar)

H.Moh Dumyadi S. Pd. I menegaskan, pencairan dana beasiswa PIP akan dilaksanakan bersamaan dengan pembagian rapor siswa di kelas masing-masing. “saat ini mungkin yang ditunggu-tunggu bukan pembagian rapornya yaa, tapi yang paling di tunggu adalah beasiswa PIP”. Ujarnya sambil terenyum kepada para wali santri.

Beliau juga menyampaikan, beasiswa PIP ini harus digunakan sebaik-baiknya, salah satunya untuk sarana operasional sekolah bagi siswa yang mendapatkan. “ingat !!! program Indonesia pintar ini harus digunakan untuk operasional sekolah, seperti membeli seragam, buku, Dll. jangan digunkan untuk membeli hal di luar kebutuhan sekolah, contoh membeli velg sepeda, memodifikasi sepeda motor, dan semua yang tidak berhubungan dengan sekolah” ujar kepala sekolah tersebut dengan tegas.

Sementara itu Ust, Rofikah S. Pd menjelaskan bahwa PIP (Program Indonesia Pintar) adalah program pemerintah yang diberikan kepada semua jenjang pendidikan dari pendidikan dasar sampai SMA/MA sederajat. Dimana nominal yang khusus yang didapatkan siswa MA sekitar 1.800.000 pertahun.”adapun tujuan dari program ini adalah untuk memberikan motivasi belajar kepada setiap siswa yang mendapatkannya, dan agar siswa tidak mudah putus sekoalah dengan alasan kekurangan biaya” ujar guru yang disegani tersebut.

Dari tahun 2019 sampai tahun 2024 MA Kunuuzul Imam Kauman memang sudah mendapatkan program ini dari pemerintah pusat, namun kala itu program yang turun di MAKIK tidak sebanyak seperti 2025. “alhamdulillah… di tahun ini (2025) kita mendapatkan kepercayaan melalu jalur aspirasi untuk mendaftarkan siswa kita lebih banyak, sehingga sekolah kita ini mendapatkan jumlah siswa paling banyak yang mendapat PIP” ujar beliau yang menjabat sebagai bendahara itu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top